Analisis Pengaruh Metode Perawatan Beton (Dry and Wet Curing) terhadap Kuat Tekan dan Kuat Lentur Beton dengan Perkuatan Serat Baja (kawat bendrat)

by

Nasrudddin1, Victor sampebulu2, Pratiwi Mushar3

1,2,3 Labo bahan, struktur dan kontruksi bangunan/Arsitektur/Struktur dan konstruksi /Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.
Korespondensi: nas_junus@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/ti.6.h087

Abstrak

Penelitian telah banyak dilakukan untuk meningkatkan performa beton guna mendapatkan beton mutu tinggi. Penambahan serat pada campuran beton dapat meningkatkan mutu beton. Tujuan pembahasan ini adalah: Untuk menganalisis pengaruh metode perawatan beton terhadap kuat tekan dan kuat lentur beton yang ditambahan serat kawat bendrat berdiameter 0,8 mm dan panjang 25 mm dengan variasi komposisi serat 0%, 2,5%; 5% dan 7,5%. Variabel penelitan ini adalah 1) Metode Pengujian; 2) Umur Beton; 3) metode perawatan Beton (basah dan kering). Analisis data eksperimental secara kuantitatif dan komparasi. Metode mix design menggunakan DOE. Jumlah benda uji 144 buah cetakan silinder dengan diameter alas 10 cm dan tinggi 20 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perawatan kering penambahan serat kawat bendrat pada beton umur 28 hari dapat meningkatkan kuat tekan beton, pada perawatan basah penambahan serat kawat bendrat pada beton meningkat, pada perawatan kering penambahan serat kawat bendrat pada beton umur 28 hari dapat meningkatkan kuat tarik belah beton, dan pada perawatan basah penambahan serat kawat bendrat pada beton meningkat.

Kata kunci : kuat tekan, kuat lentur, metode perawatan, serat bendrat, umur beton

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 6, H 087-090
Download PDF