Analisis Kenyamanan Termal Ruang Kelas Sekolah Dasar di Kota Makassar

by

Baharuddin Hamzah(1), Rosady Mulyadi(1), Samsuddin Amin(2)

(1)Laboratorium Sains dan Teknologi Bangunan, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.
(2)Laboratorium Perumahan dan Lingkungan Permukiman, Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kenyamanan termal siswa di dalam ruang kelas sekolah dasar di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang pengambilan datanya dilakukan melalui survei pada enam sekolah dasar terpilih. Khusus artikel ini membahas studi kasus di SD Unggulan Toddopuli Makassar. Adapun data yang diambil meliputi data personal (pakaian dan aktifitas siswa) dan pengukuran parameter lingkungan: temperatur udara, kelembaban udara, rata-rata temperatur radiasi permukaan dan kecepatan aliran udara. Pada saat yang bersamaan siswa diminta mengisi kuesioner yang menanyakan tingkat kenyamanan yang dirasakan penghuni pada saat itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang kelas memiliki temperatur yang tinggi (30oC pada pagi hari dan 33,4oC pada jam 11:35 WITA). Hal ini menjadi salah satu penyebab banyaknya siswa yang merasa tidak nyaman, sehingga kebanyakan mereka menginginkan adanya penurunan temperatur dan peningkatan kecepatan aliran udara. Pada akhirnya, sebagian besar (67,9%) siswa tidak menerima kondisi termal ruang kelas tersebut.

Kata-kunci : kenyamanan termal, sekolah dasar, temperatur, kecepatan aliran udara

Halaman H 001-006
Download PDF :
IPLBI2016-H-001-006-Analisis Kenyamanan Termal Ruang Kelas Sekolah Dasar di Kota Makassar