Analisis Faktor Penyebab Kehilangan Air PDAM (PDAM Water Loss Factors Analysis)

by

Yudha Pracastio Heston(1), Nur Alvira Pasawati(2)

(1)Balai Penelitian dan Pengembangan Sosekling Bidang Permukiman.
(2)Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat Universitas Respati Yogyakarta.

Abstrak

Kehilangan air atau dalam istilah asing Non Revenue Water (NRW) atau air tak berekening (ATR), telah menjadi permasalahan umum bagi lembaga penyedia air, seperti halnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Penelitian dilakukan untuk merumuskan kebijakan terbaik untuk mengatasi faktor–faktor utama kehilangan air, sehingga dapat meningkatkan efisiensi layanan PDAM. Pene-litian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode bauran yaitu kualitatif di gunakan untuk menjelaskan kenyataan yang terjadi. Data penelitian menggunakan data PDAM yang telah diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di tahun 2014 dan yang laporan auditnya terdapat di Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM), yaitu sebanyak 64 PDAM.ATR merupakan salah satu bentuk ketidakefiesienan layanan PDAM karena berdampak pada pendapatan dari hasil penjulanan air. Kehilangan air terjadi karena 9 keadaan, yaitu: kehilangan air pada penampungan, konsumsi air tidak berekening, kebocoran dan kerusakanan pada pipa pelanggan, kerusakan pada meter pelanggan ketidakakuratan pembacaan pada meter pelanggan dan kerusakan water meter pelanggan.

Kata kunci : kehilangan, air, efisiensi, kebijakan.

Halaman B 001-006
Download PDF :
iplbi2016-b-001-006-analisis-faktor-penyebab-kehilangan-air-pdam