Anak dan Ruang Sosial di Pantai Bahari, Bangkala-Jeneponto

by

Idawarni Asmal1, Edward Syarif2, Samsuddin Amin3, M. Yahya4

1,2,3,4 Lab. Disain Perumahan dan Lingkungan Pemukiman, Departemen Arsitektur,  Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Korespondensi: idawarniasmal@yahoo.com

https://doi.org/10.32315/ti.7.f122

Abstrak

Permukiman di Pantai Bahari Bangkala adalah permukiman pembudidaya rumput laut dan perikanan tangkap. Masyarakat Pantai Bahari setiap harinya aktif bekerja membudidaya rumpur laut dan juga menangkap ikan. Demikian pula anak-anak sibuk dengan aktifitas bersekolah. Namun di luar jam sekolah anak-anak tersebut juga giat melakukan aktifitas lain. Kehidupan masa kanak-kanak merupakan suatu tahapan yang amat menyenangkan, bermain merupakan kegiatan utamanya. Menurut  ahli, bahwa masa kanak-kanak dimulai saat anak dapat berdiri sampai dengan mencapai kematangan. Selain usia, anak-anak juga dapat dibedakan dari jenis kelamin, dan perbedaan-perbedaan tersebut tentunya berpengaruh pada aktifitas dan penggunaan ruang. Adapun tujuan dari studi adalah untuk mengetahui kaitan antara ruang  dan aktivitas  anak berdasarkan jenis kelamin dan usia. Metode yang digunakan  adalah deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kondisi anak-anak pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apa adanya di lapangan. Data-data bersifat kualitatif yang dijaring dari pengamatan yang mendalam dan wawancara non structural. Data deskriptif kualitatif dianalisis menurut isinya (content analysis).

Kata-kunci : psikologi Anak, Ruang Sosial,  ruang  bermain anak, Pantai Bahari

Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 7, F 122-128
Download PDF