Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2016 
[hardcover]
Program Studi Arsitektur
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Analisis Perbandingan Nilai Kuat Tekan Beton antara Destructive Test dan Non-Destructive Test dalam Perawatan Basah dan Kering

by

Nasruddin(1), Victor Sampebulu(1), M. Yahya Siradjuddin(1), Sapto B. Sampurno(2)

(1)Laboratorium Material, Struktur, dan Konstruksi Bangunan/Kelompok Teknologi Bangunan, Program Studi Arsitektur, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.
(2)Program Studi Magister Arsitektur, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.

Abstrak

Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium dimana perawatan beton dilakukan di dalamcuring roomyang bersuhu konstan 20ºc dan kelembaban udara sekitar 70%. Tujuan utama dari penelitian ini untuk mendapatkan konstanta pengali nilai hasil pengujian Hammer Test, sehingga hasilnya bisa mendekati hasil pengujian dengan menggunakan UniversalTesting Machine (UTM). Adapun variabel penelitian adalah; metode pengujian (hammer test vs universal testing machine, umur selinder beton (14, 21, 28,dan 35 hari), metode perawatan ( perawatan basah dan perawatan kering). Jumlah sampel selinder beton (Ø 10 cm x 20 cm)  untuk setiap umur beton adalah 4 selinder, sehingga total selinder uji untuk dua macam metode perawatan adalah 32 selinder beton. Untuk akurasi pengujian dengan hammer test dibuatkan benda uji berupa blok beton ukuran 60x60x60cm dimana tiga sisinya telah dibuatkan grid berdasarkan umurnya. Selinder beton dan blok beton berasal dari campuran beton yang sama.Pengujian awal untuk setiap kategori umur beton, baik perawatan basah maupun kering dilakukan dengan menggunakan hammer test untuk blok beton, setelah itu dilakukan pengujian kuat tekan beton dengan universal testing machineuntuk selinder beton. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengujian dengan menggunakan hammer test nilainyalebih tinggi dibandingkan dengan pengujian universal testing machine, kematangan umur beton berkorelasi dengan peningkatan kuat tekan beton, metode perawatan basah memberikan signifikansi peningkatan kekuatan beton, dan didapatkannya konstanta pengali untuk nilai hasil pengujian dengan hammer test sehingga hasilnya lebih valid.

Halaman D 001-006
Download PDF :
TI2015-D-001-006-Analisis Perbandingan Nilai Kuat Tekan Beton